Tradisi Ngatir Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Desa Talagahiyang

Desa Talagahiyang di Kecamatan Cipanas, Lebak, Banten, memiliki tradisi unik bernama “Ngatir” untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini melibatkan pertukaran makanan antar desa sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Warga Desa Sipayung datang ke Masjid di Desa Talagahiyang untuk mengambil “hanceungan”—bakul berisi ayam panggang, nasi, dan makanan lainnya—yang telah disiapkan oleh warga setempat. Kemudian, warga Desa Talagahiyang mengunjungi Desa Sipayung untuk mengambil hanceungan yang disediakan oleh mereka. Setiap hanceungan biasanya dibagikan untuk lima hingga enam orang, tanpa memandang usia atau status sosial, sehingga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Tradisi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan juga dilaksanakan pada bulan Syaban menjelang Ramadan. Warga berharap tradisi Ngatir dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW dan untuk menjaga kebersamaan dalam masyarakat. 

Sumber :

Leave a Comment